Wednesday, May 2, 2018

Ide/gagasan Pengembangan Media Pembelajaran Kimia


Pengembangan Media Pembelajaran


Dalam proses komunikasi, media merupakan apa saja yang aiengantarkan atau membawa informasi ke penerima informasi. Di dalam proses belajar mengajar yang pada hakikatnya juga merupakan proses komunikasi, informasi atau pesan yang dikomunikasikan adalah isi atau bahan ajar yang telah ditetapkan dalam kurikulum, sumber informasi adalah guru, penulis buku atau tadul, perancang dan pembuat media pembelajaran lainnya; sedangkan penerimaan informasi adalah siswa atau warga belajar.
Kata media pendidikan digunakan secara bergantian dengan istilah alat bantu atau media komunikasi seperti yang dikemukakan oleh Hamalik (1994) di mana ia melihat bahwa hubungan komunikasi akan berjalan lancar dengan hasil yang maksimal apabila menggunakan alat bantu yang disebut media komunikasi. Sementara itu, Gagne dan Briggs dalam Arsyad (2006:4)
Media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Manfaat media pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu : pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar; bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pembelajaran; metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak se mata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran; Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan lainlain
Media pembelajaran yang baik atau media yang layak digunakan dalam pembelajaran adalah media pembelajaran hasil dari penelitian dan pengembangan. Media tersebut layak karena sudah diuji coba dan diperbaiki melalui proses penelitian dan pengembangan.
Penelitian dan pengembangan (Research and Development) adalah suatu penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Penelitian jenis ini merupakan jenis penelitian yang berorientasi pada produk. Melalui penelitian dan pengembangan diharapkan dapat menjembatani kesenjangan penelitian yang lebih banyak menguji teori ke arah menghasilkan produk-produk yang dapat digunakan langsung oleh para pengguna (Sugiyono, 2011:407).
Tujuan penelitian pengembangan (Research and Development) tidak dimaksudkan untuk menguji teori, akan tetapi merupakan penelitian yang berorientasi untuk menghasilkan atau mengembangkan produk. Misalnya, mengembangkan model sekolah sains, mengembangkan kurikulum kimia, mengembangkan strategi/metode pembelajaran IPTEK, mengembangkan media pembelajaran kimia, dan sebagainya. 

Ide atau Gagasan Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Audi Visual
Ide atau gagasan saya setelah mengetahui penjelasan pengembangan media pembelajaran maka saya akan membuat ide pengembangan media pembelajaran kimia berbasis auto-visual
Media yang mempunyai kemampuan yang paling baik adalah media audio visual. Hal ini terjadi karena media jenis ini menyampaikan pesan yang diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan sekaligus sehingga persentase pesan yang disimpan oleh otak lebih banyak. Berdasarkan kelebihan ini, media audio visual yang dikembangkan dalam penelitian ini disusun secara cermat dan juga interaktif melalui tahap penyusunan yang disertai dengan on going evaluation and improvisation. Tujuannya untuk menjaga agar isi materi dan tampilan medianya tetap aktual. dipilih adalah pembuatan koloid karena praktikum tersebut jarang dilaksanakan di sekolah. Penyebabnya selain jam pembelajaran kimia yang sangat terbatas juga karena bahan-bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan kimia jarang dijumpai di laboratorium kimia karena harganya mahal dan beberapa praktikumnya menghasilkan senyawa yang berbahaya seperti gas H2S pada pembuatan sol As2S3. Program komputer yang digunakan dalam pengembangan media ini harus berdaya kreasi tinggi yang berarti mampu menampung video dari berbagai macam tipe file, mampu memutar video yang diimpornya dengan jelas dan lancar, mampu digunakan untuk membuat animasi dengan mudah, mampu menyuguhkan soal-soal evaluasi dengan pengoreksian otomatis, dan bisa diputar di seluruh prosesor komputer. Pertimbangan inilah yang mendasari pemilihan program MacromediaFlash 8.0 sebagai program induk dalam penelitian ini. Media audio visual ini telah mengalami tiga tahap revisi yang ditinjau dari segi materi pembelajaran, media pembelajaran, kelayakan dalam penggunaan pembelajaran. Secara garis besar, masukan dari segi materi berkaitan dengan ketepatan dalam pelaksanaan praktikum. Revisi dilakukan dengan pengulangan pengambilan gambar untuk beberapa jenis praktikum. Masukan dari segi materi berkaitan dengan tampilan animasi media yang tidak mendukung penjelasan materi dan pemilihan warna yang kontras. Revisi dilakukan dengan perbaikan tampilan media. Penilaian kelayakan dari reviewer dijadikan dasar untuk penentuan kelayakan penggunaan media ini. Skor akhir yang diperoleh tiap

Gambar 1.  Alur  penelitian  pengembangan  media  audio  visual  tentang  praktikum  pembuatan


No comments:

Post a Comment